Positive Displacement Flow Meter untuk pengukuran fuel dan oil industri
Uncategorized

Apa Itu Positive Displacement Flow Meter? Pengertian, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Positive Displacement Flow Meter (PD Flow Meter) adalah jenis flow meter yang mengukur aliran dengan cara membagi fluida menjadi sejumlah volume tertentu di dalam ruang ukur, kemudian menghitung volume yang melewati meter. Prinsip ini memungkinkan pengukuran volume fluida secara langsung. PD flow meter banyak digunakan untuk berbagai jenis cairan, termasuk oil, fuel, dan cairan dengan viskositas tertentu. Beberapa desain yang umum digunakan antara lain oval gear, gear, piston, nutating disc, dan rotary vane. 

Cara Kerja Positive Displacement Flow Meter

Saat fluida masuk ke dalam flow meter, tekanan dan aliran fluida akan menggerakkan komponen mekanis di dalam ruang pengukuran. Komponen tersebut membagi fluida menjadi volume-volume tertentu yang kemudian diteruskan menuju outlet. Pergerakan rotor atau komponen pengukur tersebut kemudian dihitung oleh sistem register mekanik atau sensor elektronik. Semakin banyak volume yang melewati ruang pengukuran, semakin besar nilai total volume yang tercatat. Pada oval gear flow meter, misalnya, dua rotor berbentuk oval berputar akibat aliran fluida. Setiap putaran memindahkan volume fluida tertentu dari inlet menuju outlet. 

Kelebihan Positive Displacement Flow Meter

Salah satu keunggulan PD flow meter adalah kemampuannya melakukan pengukuran volume secara langsung. Teknologi ini juga tersedia dalam versi mekanik maupun elektronik. 

Beberapa kelebihannya meliputi:

  • Dapat digunakan untuk pengukuran volume secara langsung.
  • Tersedia dalam berbagai desain dan ukuran.
  • Dapat digunakan pada berbagai jenis cairan.
  • Cocok untuk aplikasi dengan cairan yang memiliki viskositas tertentu.
  • Tersedia dengan sistem pembacaan mekanik maupun elektronik.
  • Dapat digunakan untuk aplikasi transfer, batching, dan pengukuran volume.

PD flow meter juga dikenal sebagai salah satu pilihan untuk cairan yang relatif viscous. Namun, karakteristik fluida tetap perlu diperhatikan ketika menentukan jenis dan spesifikasi meter. 

Kekurangan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun memiliki banyak aplikasi, PD flow meter bukan berarti cocok untuk semua kondisi. Fluida yang membawa partikel besar dapat mengganggu komponen pengukuran sehingga filtrasi mungkin diperlukan. Adanya udara dalam jumlah besar pada fluida juga dapat memengaruhi hasil pengukuran. Selain itu, pressure drop pada flow meter perlu diperhitungkan dalam desain sistem. Pemilihan material, ukuran meter, flow rate, viskositas, serta kondisi operasi harus disesuaikan dengan spesifikasi model yang digunakan.

Positive Displacement untuk Pengukuran Fuel dan Oil

PD flow meter banyak ditemukan pada aplikasi fuel dan oil, terutama ketika sistem membutuhkan pengukuran volume yang konsisten. Jenis oval gear flow meter juga merupakan salah satu bentuk PD flow meter yang menggunakan dua rotor oval untuk memindahkan volume fluida tertentu pada setiap siklus pengukuran. Karena itu, teknologi ini dapat ditemukan pada berbagai aplikasi seperti sistem transfer fuel, pengukuran oil, proses industri, dan sistem dispensing.

Kesimpulan

Positive Displacement Flow Meter bekerja dengan mengukur volume fluida berdasarkan sejumlah volume tertentu yang melewati ruang pengukuran. Desainnya beragam, mulai dari gear dan oval gear hingga piston dan rotary vane. Untuk menentukan PD flow meter yang sesuai, perhatikan jenis fluida, viskositas, flow rate, ukuran pipa, tekanan operasi, temperatur, serta kebutuhan akurasi.

Sedang mencari Positive Displacement Flow Meter untuk aplikasi fuel, oil, atau kebutuhan industri? Hubungi Jangga Tehnik & Instrument di 0813-5800-4970 untuk konsultasi produk, spesifikasi, harga, dan pemesanan.

Related posts